Pembagian Masker dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 dengan keterlibatan serta kesadaran dari masyarakat khususnya keluarga dari pasien dengan memakai masker dan rajin cuci tangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memutus rantai penyebaran COVID-19
 
BERIKUT INI PENJELASAN TENTANG VIRUS CORONA (COVID-19)
Apa yang disebut VIRUS CORONA ?
Virus Corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS COV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat hingga kematian.
 
Bagaimana proses Penyebaran VIRUS CORONA
Seringkali virus ini menyebar antara manusia ke manusia melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, mirip dengan cara penularan penyakit flu. Tetes cairan dari mulut dan hidung pasien tersebut bisa jatuh dan tertinggal pada mulut dan hidung orang lain yang berada di dekatnya, bahkan dihisap dan terserap ke dalam paru-paru orang tersebut melalui hidungnya
 
Apa saja gejala yang dialami pasien VIRUS CORONA
Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  • Batuk kering
  • Sesak napas
Ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul pada infeksi virus Corona meskipun lebih jarang, yaitu:
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Konjungtivitis
  • Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau
  • Ruam di kulit
Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus Corona.
 
Kapan harus ke dokter ?
Segera lakukan isolasi mandiri bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang telah disebutkan di atas, terutama jika dalam 2 minggu terakhir Anda berada di daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau kontak dengan penderita COVID-19. Setelah itu, hubungi hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.
 
Posted in Uncategorized

KINI TELAH HADIR PELAYANAN RADIOLOGI 24 JAM MENGGUNAKAN CR

(COMPUTED RADIOGRAPHY)

COMPUTED RADIOGRAPHY (CR)
Computed radiography adalah proses merubah sistem analog pada radiologi konvensional menjadi  radiografi digital. COMPUTED RADIOGRAPHY (CR) . Computed radiography adalah proses merubah sistem analog pada radiologi konvensional menjadi  radiografi digital.

PERBEDAAN PROSES RADIOGRAFI KONVENSIONAL DENGAN COMPUTED RADIOGRAPHY(CR)
1. Pada Proses radiografi konvensional
a. Harus menunggu beberapa waktu untuk mencetak film
b. Harus menunggu lagi untuk mengirimkan film kepada dokter
c. Menunggu hasil expertise kepada dokter penunjuk
d. Waktu tunggu menjadi lama
e. Dalam situasi darurat tidak dapat langsung membaca film
f. Biaya yang cukup besar untuk pembuatan film, bahan kimia, jasa pengiriman, ruang penyimpanan
g. Adanya limbah
2. Pada Proses Computed Radiography
a. Hasil foto dapat di simpan dalam bentuk file.
b. Tidak menggunakan processing film seperti developer dan fixer.
c. Tidak memerlukan kamar gelap, karena kaset sudah di lengkapi image plate.
d. foto dapat di edit sebelum di cetak
e. waktu processing lebih cepat
f. kerusakan film karena terbakar bisa di hindari
g. mengurangi dari jumlah reject film.

Posted in Uncategorized